Panduan wilayah
Jelajahi 21 panduan lokasi selam publik di seluruh Tanjung Verde.
Lokasi yang dipetakan
Lihat 21 lokasi selam dengan lokasi yang telah dikonfirmasi di seluruh Tanjung Verde. Arahkan kursor untuk melihat nama atau pilih titik untuk membuka panduannya.
Tanjung Verde
Terletak di pesisir barat laut Sal yang terjal, Buracona adalah gua bawah air yang terbentuk dari aktivitas vulkanik purba. Penyelam masuk melalui pintu gerbang bawah air yang lebar menuju ruang katedral masif yang diterangi dari atas oleh bukaan cahaya alami, termasuk lubang Blue Eye yang terkenal. Di luar gua utama, lanskap basal melandai ke arah Samudra Atlantik terbuka, menampilkan tabung lava, tebing gantung, dan bongkahan batu besar.
Buka panduanTanjung Verde
Cavala adalah situs penyelaman dalam lepas pantai yang terletak di lepas pantai barat daya Sal. Kontur bawah airnya berupa dinding curam dan dataran tinggi berbatu yang menukik ke perairan biru nan dalam. Terpapar langsung ke laut lepas dengan profil dasar laut yang khas, situs ini memikat biota laut pelagis yang melintas mengikuti jalur arus.
Buka panduanTanjung Verde
Champinhon adalah situs selam vulkanis di lepas pantai Sal, dinamai berdasarkan batu basal khas berbentuk jamur yang menjulang dari dasar laut. Penyelam dapat menjelajahi overhang yang luas, celah-celah bebatuan, serta ceruk-ceruk mirip gua yang terbentuk di bawah formasi utamanya. Hamparan pasir mengelilingi struktur ini, menyediakan habitat ideal bagi pari bentik dan berbagai spesies penghuni dasar laut untuk beristirahat.
Buka panduanTanjung Verde
Terletak di lepas pantai selatan Sal, Choclassa adalah dataran tinggi vulkanik bawah laut yang menjulang dari dasar samudra terbuka. Formasi ini memiliki tebing berbatu, ceruk menggantung, dan bongkahan basal yang tersebar, menarik spesies pelagis yang melintas di sepanjang paparan pesisir. Karena lokasinya di lepas pantai, situs ini kerap diterpa arus sedang hingga kuat, menjadikan penyelaman hanyut (drift diving) sebagai prosedur standar.
Buka panduanTanjung Verde
Danfior adalah formasi terumbu vulkanik yang terletak di lepas pantai selatan Sal dekat Santa Maria. Rute penyelaman mengikuti sistem undakan berbatu terjal dengan ceruk menggantung dan celah-celah kecil yang dikelilingi hamparan pasir putih. Penyelam kerap menjumpai hiu perawat yang beristirahat di sudut-sudut teduh, sementara kawanan pari meluncur di atas lorong berpasir yang mengapit struktur basal utama.
Buka panduanTanjung Verde
Terletak di lepas teluk Mindelo, pulau kecil Ilhéu dos Pássaros—yang secara lokal dikenal sebagai Djeu—menawarkan penyelaman di sepanjang lereng vulkanis terjal dan tebing berbatu. Tebing curam beralih ke hamparan batu besar yang tersebar dan jalur-jalur berpasir tempat spesies Atlantik berbaur dengan ikan karang tropis. Alunan ombak yang memasuki selat antara São Vicente dan Santo Antão kerap membawa satwa pelagis ke kawasan ini.
Buka panduanTanjung Verde
Dois Olhos adalah situs gua vulkanik yang terletak di sepanjang pesisir barat Pulau Sal yang terjal. Namanya berasal dari dua celah langit-langit unik yang memungkinkan sinar matahari menembus ke dalam ruang basal yang gelap. Di luar gua utama, topografinya beralih ke tebing berbatu, lereng pecahan karang, dan celah pasir yang sering dikunjungi oleh ikan pelagis pesisir serta biota penghuni dasar laut.
Buka panduanTanjung Verde
Terletak tepat di lepas ujung selatan Sal di dekat mercusuar, Farol menyuguhkan formasi batuan vulkanik, tebing basal rendah, dan celah-celah dasar laut berpasir. Penyelam dapat melayang melintasi bongkahan batu yang tersebar, tempat belut moray dan pari yang sedang beristirahat bersembunyi di bawah ceruk-ceruk batu. Kedalamannya yang dangkal dan kondisinya yang cenderung tenang menjadikannya pilihan utama untuk penyelaman perahu lokal yang santai.
Buka panduanTanjung Verde
Terletak di sepanjang garis pantai berbatu São Vicente, Fateixa menampilkan formasi batuan vulkanik dinamis yang melandai perlahan ke dasar laut berpasir. Penyelam dapat menelusuri tumpukan bongkahan batu, ceruk rendah, dan celah-celah yang menjadi tempat berlindung beragam biota laut khas Makaronesia dan Atlantik tropis. Lokasi ini menawarkan perjumpaan konsisten dengan kawanan ikan pesisir dan pari dasar laut yang beristirahat di sepanjang tepian pasir.
Buka panduanTanjung Verde
Terletak di lepas pantai São Vicente, Ladra Cachorro menampilkan topografi vulkanis dramatis yang terbentuk dari aliran lava purba. Bongkahan batu basal besar dan ceruk-ceruk tebing menyediakan tempat berlindung bagi spesies laut menetap asal Atlantik dan Makaronesia, sementara perairan terbuka menarik predator pelagis yang melintas saat arus bergerak melewati celah selat.
Buka panduanTanjung Verde
Dangkalan batuan vulkanik di sepanjang pantai barat daya Sal menampilkan tebing memanjang, rekahan, dan ceruk rendah yang menggantung. Penyelam melayang mengikuti arus di sepanjang drop-off berbatu, mengintip ke bawah ceruk berongga tempat hiu perawat yang sedang tidur dan pari besar beristirahat di hamparan pasir, sementara ikan pelagis berenang melintas di perairan terbuka di atasnya.
Buka panduanTanjung Verde
Terletak di sepanjang garis pantai berbatu São Vicente, Ponta Canjana menampilkan topografi vulkanik yang dramatis dengan ciri khas punggungan basal, celah-celah dalam, dan lereng bertabur bongkahan batu besar. Arus samudera mengalir melewati tanjung ini, menarik spesies pelagis dari laut lepas, sementara biota laut bentik mencari perlindungan di balik ceruk-ceruk gelap dan celah batuan.
Buka panduanTanjung Verde
Terletak di lepas pantai São Vicente, Ponta Nhô Jon menampilkan formasi vulkanis terjal, tebing basal yang dramatis, dan ceruk berbatu yang terbentuk oleh hempasan ombak Atlantik. Penyelam menjelajahi lereng berbatu besar tempat kawanan pelagis melintasi arus pesisir, sementara biota makro berlindung di celah-celah bebatuan.
Buka panduanTanjung Verde
Terletak di lepas pantai barat daya Pulau Sal, Ponta Preta Deep menampilkan topografi vulkanis berbatu yang ditandai oleh drop-off curam, overhang, dan teras basal alami. Alun Samudra Atlantik kerap menyapu tanjung ini, menarik kedatangan predator pelagis sekaligus menjadi tempat bernaung bagi biota dasar laut di bawah ceruk-ceruk karang.
Buka panduanTanjung Verde
Terletak di lepas pantai barat daya Sal dekat Santa Maria, Pontinha terdiri dari formasi batuan vulkanik, langkan rendah, dan ceruk-ceruk kecil di atas dasar laut berpasir. Ikan karang Atlantik berkumpul di sepanjang undakan batu, sementara pari dan hiu bentik sering berlindung di bawah rak basal alami.
Buka panduanTanjung Verde
Terletak di lepas pantai barat daya Sal dekat Santa Maria, situs ini berpusat pada drop-off berbatu dan tepian vulkanik berundak. Bongkahan batu dan celah karang menyediakan tempat berlindung bagi hiu perawat yang sedang beristirahat serta belut moray besar, sementara kawanan kuwe dan kakap ekor kuning berenang di sepanjang lereng yang tersapu arus.
Buka panduanTanjung Verde
Terletak di lepas pantai barat laut Sal, Regona menyuguhkan jaringan gua vulkanik, lengkungan alami, dan jalur terowongan (swim-through) berliku yang kompleks. Sinar matahari menembus celah-celah langit-langit batu ke dalam bilik-bilik yang temaram, menerangi kawanan ikan yang berlindung. Di luar sistem gua, pemandangan bawah laut bertransisi menjadi dataran tinggi berbatu dan bongkahan batu basal yang kerap disinggahi spesies pelagis yang melintas serta biota bentik.
Buka panduanTanjung Verde
Di lepas pantai Sal, bangkai kapal Santo Antão terdiri dari bagian-bagian kapal uap dagang yang hancur dan tenggelam pada pertengahan tahun 1960-an. Berada di atas dasar laut berpasir, lambung kapal yang runtuh memperlihatkan blok mesin, poros penggerak, dan kerangka baja yang bengkok. Lokasi ini sering dijadikan penyelaman kedua serta profil penyelaman bangkai kapal tingkat pemula di Tanjung Verde.
Buka panduanTanjung Verde
Terletak di sepanjang pesisir vulkanik São Vicente, São Macário menampilkan perpaduan dinamis antara tebing basal gelap, bongkahan batu besar, dan hamparan pasir. Penyelam dapat menjelajahi ceruk menggantung serta celah-celah kecil yang menjadi tempat berlindung beragam biota makro berdampingan dengan spesies ikan Atlantik dan tropis. Situs ini menawarkan kondisi yang dapat diandalkan dengan surge minimal pada hari yang tenang, menjadikannya mudah diakses sekaligus menyuguhkan kontur bawah laut yang menarik untuk dijelajahi.
Buka panduanTanjung Verde
São Macário terletak di sepanjang garis pantai vulkanik São Vicente yang berbatu terjal. Bongkahan batu besar, celah sempit, dan tebing mendominasi dasar laut, menyediakan tempat berlindung bagi penghuni terumbu Atlantik dari arus utama. Penyelam menjelajahi koridor-koridor berbatu tempat kawanan ikan melayang di atas undakan batu basal vulkanik.
Buka panduanTanjung Verde
Terletak di lepas pantai barat daya São Vicente, São Pedro terlindung di dalam teluk luas dengan singkapan batuan vulkanis yang bertransisi menjadi dataran berpasir. Lokasi selam ini dikenal luas akan keberadaan penyu hijau penghuni tetapnya, yang kerap berkumpul di perairan dangkal dan di sekitar tambatan perahu nelayan setempat. Lekukan batuan menjadi rumah bagi invertebrata kecil dan penghuni dasar laut, sementara hamparan pasir terbukanya memperlihatkan pari yang terkubur serta kawanan ikan pelagis yang melintas.
Buka panduan